RSS

Merak, 24 Maret 2013

Hari Minggu kemarin mudah-mudahan menjadi akhir dari air mata yang selama hampir 6 bulan ini masih betah menggantungi mata ini.
Mungkin selama ini saya terlihat acuh, terlihat tidak pengertian, tidak peduli dengan keadaanmu, percayalah itu semua hanya yang terlihat sebatas penglihatan mata.
Saya disini masih berdoa untuk kebaikanmu, karirmu, masa depanmu..
Tapi kemarin, mungkin jadi hari paling menyakitkan yang pernah saya alami. Kamu sudah melupakan janjimu, janji mengikatkan janji suci di depan seorang penghulu. Menjanjikan pernikahan yg indah untuk saya. Mencintai saya as long as you can do.
Kemarin akhirnya keinginan saya tercapai, membuang semua barang pemberianmu ke laut. Menenggelamkannya dengan batu yg sengaja saya ikatkan. Ya Tuhan..mengapa semua ini terasa berat saya pikul sendiri..
Deru ombak laut menenangkan hati. Saya berusaha mencari makna terbaik dari anugerah Tuhan yg paling pahit ini. Laut..bawa semua itu pergi ya, bawa yg jauh, kalau bisa tenggelamkan semuanya ke dasar.
Tapi saya bersyukur, disaat-saat terparah dalam hidup saya masih memiliki banyak teman yang peduli dan membagi energi mereka buat saya. Saya beryukur Allah masih memberikan rasa sakit seperti ini. Saya bersyukur Allah masih memberikan saya waktu untuk "bermesraan" kembali dengan-Nya. Saya bersyukur Allah masih "menampar" saya agar tersadar bahwa saya sudah bermimpi terlalu lama.
Jika memang harga sebuah keikhlasan itu mahal untuk kamu beri, yasudah saya berusaha mengikhlaskan..
Saya masih tetap saya yg seperti ini, selalu mendoakan yg terbaik untukmu, memohonkan maaf atas dosa-dosa yg pernah kita perbuat, mungkin dengan kepergian saya bisa melancarkan segala urusanmu.
Masih terngiang bunyi pesan singkat itu yg mengatakan sudah tidak ada rasa sedikitpun sekarang, besok, dan seterusnya dengan alibi terlalu byk faktor baginya, tapi ketika saya meminta alasannya lagi-lagi hanya pertanyaan yg saya dapatkan.
Mungkin kamu lupa kamu pernah berkata seperti ini "Aku lebih memilih hidup dengan wanita yg sudah ada disaat aku sedang susah (re: kuliah) ketimbang bertemu ketika aku udah sukses nanti" apa itu lagi lagi cuma kebohongan?
Jika memang ini jalan yg Kau takdirkan Ya Allah..bantu saya melepaskan semuanya dengan seikhlas-ikhlas yg saya bisa mulai dari hari ini. Aamiin.

A long time ago, there was.......


Setelah cukup berdebu blog ini akhirnya passion saya untuk menulis muncul kembali. Mungkin karena kemarin kemarin saya terlalu sibuk tenggelam atau 'sengaja' menenggelamkan diri saya ke dalam hiruk pikuk pikiran ini.
Hai, Buitenzorg apa kabar disana? Bagaimana kisahmu? Bagaimana kisah Mr. D yg sedang terus berusaha mengadu nasibnya?
Saya? Saya disini masih (berusaha) baik-baik saja..masih bisa (berusaha) tersenyum, masih (mencoba) banyak tertawa, yaa begitulah~
Alhamdulillah dengan hijab ini saya merasakan ketenangan yang sebenarnya tidak bisa saya gambarkan dengan kata-kata. Hijab ini membuat saya menjadi lebih bersabar, lebih rasional, dan yang pasti menjadi lebih tenang. Masuk ke semester 8 dalam perkuliahan punya tanggung jawab tersendiri untuk saya, saya harus mulai memikirkan skirpsi. Ya..harus dimulai dari sekarang karna saya sudah tak sabar ingin melihat senyum sumringah kedua orang tua saya..

Hai, Buitenzorg..sudah lama saya tidak pernah berbagi cerita denganmu sudah bosankah kamu dengan cerita saya yang masih gagal usaha untuk Move On. Mianhae, Gomennasai, Vergeef Mij..
Hai, Buitenzorg..banyak cerita yang ingin saya ceritakan..
Masih dalam usaha saya untuk bisa lepas dari bayang-bayang Mr. D, sekarang saya sudah mengganti nomor ponsel ini demi untuk menghindari SMS-SMS darinya atau SMS saya untuk dia. Setidaknya saya berusaha maju untuk tidak berharap dengan sebuah pesan singkat..Saya tidak mau berharap lagi.

Kadang saya berpikir kenapa dunia terlalu menginginkan kita untuk terpisah. 
Kenapa alur cerita kita dibuat terlalu rumit untuk dimengerti oleh logika seorang Audra Bianca. Ini bukan cerita Cinta Fitri atau bahkan Tersanjung yang dibuat sampai ribuan episode demi memuaskan hati pemirsa televisi, tapi kenapa sampai saat ini saya masih belum mengerti apa yang sedang Tuhan rencanakan untuk kita berdua. Siapa yang sedang bahagia menonton kesedihan hati saya yang terpisah oleh jarak dan keadaan?
Saya tidak mau berharap....

Hai, Buitenzorg tidak rindukah kamu memanggilku "ayang mpret"? Tidak rindukah kamu menungggu saya pulang kuliah hanya untuk online Skype? Tidak rindukah kamu dengan semuanya?
Bukannya menghiperbola, tapi saya masih ingat betul susuran jalan cerita kita yang bermula dari lapangan gersang di kampus tercinta. Boleh saya ingatkan sedikit?
Hampir 4 tahun yang lalu dimana saya masih menjadi mahasiswa lugu yg mengikuti semua kegiatan ospek di kampus, ya mendapatkan tanda tangan senior sebanyak-banyaknya dengan tujuan mendekatkan tali persaudaraan antar angkatan di jurusan kami.
Sampai suatu malam ada pesan singkat masuk ke inbox HP saya berisi SMS nyasar, entah karena apa saya yang sebenarnya bukan tipe orang yg suka menggubris SMS nyasar dan  kebetulan posisinya saya juga sudah punya pacar karna ingin menjaga kepercayaannya tiba-tiba membalas SMS ini, disitu saya baru tau namanya..
Keesokan harinya, tetap dengan acara ospek jurusan kami dikumpulkan di lapangan basket kampus kami, seusai itu kami (masih) disuruh mendapatkan tanda tangan sebanyak banyaknya. Sampai suatu ketika ada dua orang mahasiswa laki-laki lagi duduk di area lapangan, karena teman-teman wanita saya lagi berkumpul didaerah situ maka saya mengekor, cuma karna saya terlambat teman-teman hampir pergi ninggalin saya dan terburu-buru saya bertanya siapa nama kakak-kakak ini.
Dan akhirnya barulah saya bertemu dia untuk pertama kalinya. Dia bertanya tentang SMS semalam yg tidak saya balas kemudian dia meminta saya untuk membalas SMS nya lagi nanti malam, dari situlah kisah kita bermula..
Entah apa yg membuat saya percaya bahwa dia memang lebih baik dari lelaki sebelum dia, tapi saya tetap percaya sampai saat ini, dia benar laki-laki yang baik :)

New Day New Life

Hi, it's me again..
Setelah sekian lama vakum akhirnya aktif lagi nih blog. Sekarang udah masuk bulan Januari, bulan disaat tanggal 5 kemarin saya berulang tahun he-he-he..dan alhamdulillah saya bisa berulang tahun bersama teman-teman yang sangat menyayangi saya.
Seperti judul kali ini "New Day New Life"  setelah beberapa bulan kemarin saya bergumul dengan pikiran saya sendiri tentang sebuah keputusan yang menurut saya keputusan terbesar dalam hidup, saya ingin berhijab..and finally for this 2 weeks i decided to be a Hijabers. Insha Allah ini keputusan yang paling tepat untuk saya, dan mudah-mudahan saya tetap bisa istiqomah dengan jilbab ini.
Bukan karena saya selalu bersedih atau apa, tapi dengan hijab ini saya berharap bisa menjadi lebih tenang, karena sesungguhnya menurut hadist "Orang yang paling kuat adalah orang yang bisa menahan amarahnya"

Role Model saya untuk berhijab yang pasti Mbak Dian Pelangi, Mbak Dewi Neelam, saya tetap berusaha membuat dengan hijab saya masih bisa tetap fashionable. Sebenernya untuk jadi modis ga susah kok, yeah well you must have enough money to buy a new stuffs for your hijab he-he-he. 
Rajin rajin googling liat stuffs apa yang lagi happening oiya saya juga rajin buka tumblr di street-hijab-fashion.tumblr.com sama rajin Youtube-ing buat bikin model kerudung makin modis disana banyak banget tren fashion yang bisa kamu tiru..
Pokoknya kamu bakalan tetep bisa modis deh dengan hijab, saya jamin! :D

Well, wear your hijab while you still have time, less your regret..sesungguh semua kaum hawa di dunia ini akan cantik dengan hijab-nya

Cong-graduation

Hai 11 November..akhirnya kamu datang juga
Hari ini bisa dibilang hari yg melelahkan buat saya, setelah perjalanan jauh menggunakan matic kesayangan hehehe..
Hai 11 November..gimana keadaan di Hotel Permata Krakatau? Berjalan lancarkah? Alhamdulillah
Akhirnya hari ini hari yang dinanti para mahasiswa yg sudah melakukan sidang akhir skripsi untuk di wisuda kan..yaaa this is a graduation day hari yg pada post sebelumnya menjadi ketakutan buat saya..
Seminggu sebelum hari ini saya sudah cukup menangis yaaa..tangisan takut kehilangan, tapi ada satu hal yg dia ucapkan untuk saya ketika saya menangis. Dia bilang "kenapa harus nangis? Aku enggak kemana-mana kok :)" begitu kira-kira dia bilang.
Entah harus tetap mempercayakan kata-katanya adalah sebuah janji atau "mungkin" percaya bahwa itu hanya kata-kata manis yg digunakan untuk menenangkan tangis saya. Dari lubuk hati yg terdalam saya sangat bersuka cita dengan kelulusannya, sungguh saya sangat berbahagia dan sangat bangga
Doakan saya supaya tahun depan saya sudah bisa menyusul kamu, juga menjadi insinyur..
Selamat Hari Kelulusan Suryo Legan Laksono, ST, semoga Allah menyusun tapak-tapak kehidupan yang lebih indah untuk masa depanmu. Amin Ya Robbal'alamin

Hello November!!

Malam ini kembali saya terlarut dalam satu nama Mr. Ang, sesak teramat sesak..
Sesosok lelaki bermotor Scoopy berambut ikal, dan tubuh yang ramping..dulu kami menganalogikan diri kami sbg seekor binatang, saya di analogikan seekor Penguin karna bertubuh sedikit bantat namun dia lebih suka menyebut saya 'padat' dan yg jelas saya "dianggap" tidak bisa berlari secara normal (dimatanya cara berlari saya itu aneh) oleh karenanya saya disebut Penguin :')
Mr. Ang saya analogikan sebagai seekor Kijang, saya selalu menyebutnya Mr. D (dari kata deer)
Kenapa seekor kijang? entahlah mungkin karna postur tubuhnya yg ramping dan rambut yg ikal membuat dia terlihat seperti seekor kijang. Entahlah itu hanya sebuah imajinasi ringan biasa..

Aahhh..hari ini masuk hari ke-3 di bulan November, bulan dimana semua orang yg bernama Nova dan Novi berulang tanggal kelahirannya..oh November kenapa kau datang cepat sekali???
Kau tau dgn kehadiranmu itu artinya wisuda semakin cepat datang, hari dimana mungkin akan menjadi waktu terakhir saya melihat Mr. Ang..oh November kau tega :'(

Malam ini saya melakukan kuliah 8 sks tentang sebuah kehidupan, tentang arti sebuah melepaskan, dgn sahabat sahabat saya yg saya sebut "seper-perasaan" dengan saya..
Tentang bagaimana menabung kekuatan sedikit demi sedikit untuk bisa tersenyum dihari bahagianya nanti, di hari Wisuda..
Mengutip dari kalimat seorang sahabat, dia berkata dalam menghadapi sebuah kenyataan kita bisa berpura-pura menjadi anak kecil atau terus menjadi seorang yg dewasa. Mungkin ini terkesan meng-hiperbola, tapi saya memilih untuk berpura-pura menjadi seorang gadis kecil yg tidak berani tersenyum di hari bahagia nya nanti..
Tapi saya berjanji, saya akan merayakan hari kelulusannya di suatu tempat dengan tangis bahagia..meng-hiperbola?! mudah-mudahan tidak..

Diskusi yang panjang terjadi malam tadi, diiringi alunan musik dua orang pengamen jalanan yg sengaja dibayarkan untuk menyanyi 2 buah lagu "Separuh Aku"-Noah dan "Tak Bisa Memiliki"-Samsons, entah apa karna gesekan biola usangnya yg terlalu menyayat atau terbawa suasana terasa aliran hangat keluar dari sisi sisi mata bagian terluar, air  mata ini sudah tidak bisa dibendung lagi..
Malam ini air mata saya tumpah ditengah keramaian......................

Betapa saya tidak menginginkan perpisahan ini terjadi di bulan November ini, sunggguh sungguh tida ingin...
Bukankah manusia pasti punya sifat egois di dalam dirinya, sekecil apapun itu? boleh kah saya egois dgn menuntut Mr. Ang untuk tetap berada di kota berdebu nan panas bernama Cilegon ini?
Atau paling tidak bolehkah saya memintanya untuk bisa membuat sebuah tawa bahagia untuk bisa ikhlas melepaskan dia pergi? kembali ke peraduannya di kota hujan..

Kalau saja ada Doraemon, saya pasti minta dia untuk mengeluarkan mesin printer untuk bisa mencetak seluruh isi otak saya saat ini..

"Sendiri atau berpasangan hidup ini akan selalu penuh dgn kecemasan" mungkin terdengar naif , tapi buat saya ini memang benar adanya..
Apakah kecemasan bisa di reduksi? atau mungkin di-diskon supaya tidak meyebabkan paranoid yang berlebihan?
Dan apa yg terjadi kalo kecemasan itu berubah menjadi satu nama, yaa..kamu!

 Kembali ke bulan November, hey Nov bisa kah kau berjalan lebih lambat sedikit, barang kali masih ada satu dua keajaiban yg masih bisa dikejar..
Hey Nov..bisa kah kamu bantu mendoakan saya, agar di hari Wisuda nya nanti saya bisa tersenyum bahagia melepas kelulusannya..
Hey Nov..saya mohon bantuanmu..bantu saya untuk angkat bibir ini agar bisa melengkung ke atas dan memeluknya dengan penuh keikhlasan walau saya tau itu berat..
Hey Nov..bisakah kamu memperpanjang masa tenggang mu menjadi dua bulan lebih lama..

Hey Nov..andai bisa saya skip kehadiranmu..

Entah sejak kapan kegilaan ini bermula, yang jelas kegilaan ini muncul dari satu nama laki-laki. Dengan segala hormat dan kebutuhan privasi nama asli nya disamarkan menjadi Mr. Ang, kenapa dia dipanggil Mr. Ang? Ang itu singkatan dari sebuah kata 'Anger', yap! dia memang pemarah..tapi dia yang mengubah dunia saya menjadi sekarang ini.
Dengan segala kemarahannya dia bisa buat saya menjadi sekuat skrg, setegar skrg, seberani skrg dan sedewasa skrg..Mr. Ang ngajarin banyak ilmu kehidupan yg buat saya selalu saya jadiin patokan dalam hidup. Masih ingat betul apa saja larangan dan ajaran yg dia kasih ke saya dan dengan atau tanpa dia selalu saya patuhi..

Saya menggilai Mr. Ang..yaaa saya benar-benar menggilai sosoknya..

Dulu saya dan Mr. Ang ini sempat bersama dalam waktu yg cukup lama, cukup banyak cerita yg direkam dalam kaset kehidupan kami berdua, mungkin keadaan kami diawali dengan situasi yg rumit, dan ketika semuanya berakhirpun juga berakhir dgn cukup rumit..

Berkilo-kilo meter jaraknya, berbulan-bulan waktunya, entah sudah berapa juta detik terlewat dan saya masih menunggu sosok itu kembali..
Dengan harapan 'benang merah' yg sempat terputus bisa terjalin lagi.

Saya menggilai Mr. Ang, sejujurnya amat sangat menggilai..

Mr. Ang yg sekarang suka datang dan pergi semaunya, tertawa dan terdiam sesuka suasana hatinya..
Mr. Ang mengajarkan saya artinya sebuah INTROSPEKSI, mengajarkan saya bahwa pada hakikatnya semua manusia pernah salah.

Saya inget waktu itu saya lagi ada masalah internal di keluarga saya
Saya nangis dibalut rasa amarah dan kecewa yg teramat sangat, dan merasa teradili oleh keadaan yg pada saat itu menurut saya gak adil..
Dalam amarah saya yg meluap-luap, Mr. Ang memeluk saya dan disaat yg bersamaan badan saya bergemetar amat sangat hebat..
Dan tau kah kalian apa yg dia lakukan? Yaa..dia benar2 mendaratkan bibirnya tepat di sudut lengkungan bibir saya bercampur dengan air mata yg menetes deras dari mata seorang Audra Bianca..

2 tahun 7 bulan, yang artinya31 bulan, yang artinya 961 hari yang artinya 23.064 jam waktu yang udah terlewat  kita habiskan bersama, ratusan kenangan teukir indah di hati masing-masing..
Dan sosok itu skrg timbul tenggelam, bermain-main di dalam hati, dan bergelayut di benak ini siang dan malam..

Mr. Ang..bisakah kau berhenti bermain-main? bisakah kau peka sedikit kalo saya menunggumu sendirian, terhuyung hampir terjatuh karena kamu yg sudah tidak mau menuntun dan mengiringi langkah saya lagi?
Mr. Ang....Mr. Ang....


My first 'random' stuff

Hihihi..ini pertama kalinya gue bikin blog. Deg-degan euy haha
 Kenalin gue Audra Bianca, umur gue pas bikin ini blog baru 20 tahun, so young right? :p

Emmm..what else? bingung mau nulis apa lagi..
Blog ini dibuat cuma buat tempat curahan hati aja sih #tsaaahhh . Sekarang gue kuliah di Univ. negeri di provinsi Banten, angk. 2009 gue punya temen-temen deket, as known as temen seper-galau-an hahaha mereka itu : Ruth Valentine, Rio Widarobi, Ibnu Sina Syahdani yg bentar lagi mau Rest In Piece dan ninggalin gue di kampus sendirian #hiks
Yaaa..mereka-mereka ini sahabat gue yg pada pinter-pinter dan ngambil skipsi di 3,5 tahun masa kuliahnya..
Gue?! hahaha gue mungkin ngikut yg tahun ke 4 aja yaa..masih byk kenangan di kampus ini yg bikin gue masih pengen nginget-nginget hehehe

Oke..segini dulu yaa, mudah-mudahan gak random random bgt. Enjoy it!~